Skip to content

Jurnal Tempo

Sumber Berita Terkini

Primary Menu
  • Home
  • General
  • Economic
  • Global
  • Edukatif
  • Home
  • Edukatif
  • Menkes Ungkap Bahaya Natrium Saus Sachet yang Bisa Melampaui Batas Harian WHO
  • Edukatif

Menkes Ungkap Bahaya Natrium Saus Sachet yang Bisa Melampaui Batas Harian WHO

jurnaltempo July 13, 2026 5 minutes read
Menkes Ungkap Bahaya Natrium Saus Sachet yang Bisa Melampaui Batas Harian WHO

Jurnal Tempo – Menikmati ayam goreng cepat saji bersama saus terasa seperti kebiasaan sederhana yang sulit dipisahkan. Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa beberapa sachet saus dapat menambah asupan natrium tanpa disadari. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak harus sepenuhnya menghindari ayam goreng. Sebaliknya, mereka perlu memperhatikan jumlah saus yang digunakan dalam satu kali makan. Menurut contoh yang disampaikannya, satu sachet saus dapat mengandung sekitar 100 miligram natrium. Jika seseorang menggunakan tiga sachet untuk setiap potong ayam, jumlahnya akan cepat bertambah. Kebiasaan mengambil saus tambahan sering terasa sepele karena ukuran kemasannya kecil. Padahal, bahaya natrium saus sachet muncul saat kandungannya bergabung dengan natrium dari ayam, nasi, minuman, dan makanan lain yang dikonsumsi sepanjang hari.

Enam Sachet Saus Dapat Menyumbang Sekitar 600 Miligram Natrium

Dalam ilustrasinya, Budi menggambarkan seseorang yang menyantap dua potong ayam dengan tiga sachet saus untuk setiap potong. Artinya, orang tersebut menghabiskan enam sachet saus dalam satu kali makan. Jika setiap sachet mengandung sekitar 100 miligram natrium, saus saja telah menyumbang kurang lebih 600 miligram. Angka itu setara dengan sekitar 30 persen batas natrium harian orang dewasa yang direkomendasikan WHO. Organisasi kesehatan tersebut menyarankan konsumsi natrium kurang dari 2.000 miligram per hari, yang setara dengan kurang dari lima gram garam. Kementerian Kesehatan Indonesia juga menggunakan angka 2.000 miligram natrium sebagai batas konsumsi harian. Karena itu, satu sesi makan dapat mengambil porsi cukup besar dari jatah harian sebelum seseorang menghitung makanan lain yang telah dikonsumsi.

Baca Juga : Waktu Terbaik untuk Buang Air

Natrium dalam Ayam Membuat Total Asupan Semakin Tinggi

Masalahnya tidak berhenti pada saus. Ayam goreng cepat saji juga mengandung natrium dari bumbu, proses marinasi, lapisan tepung, dan bahan penguat rasa. Dalam contoh yang disampaikan Menkes, dua potong ayam dapat menyumbang sekitar 2.000 miligram natrium. Ketika jumlah itu ditambah dengan enam sachet saus yang mengandung sekitar 600 miligram, totalnya menjadi kurang lebih 2.600 miligram. Artinya, satu kali makan saja dapat melampaui rekomendasi harian WHO. Namun, kandungan setiap produk dapat berbeda menurut ukuran, resep, merek, dan porsi. Oleh sebab itu, konsumen sebaiknya memeriksa informasi nilai gizi sebelum membeli. Langkah sederhana tersebut membantu seseorang memahami bahwa rasa asin tidak selalu menjadi satu-satunya tanda makanan tinggi natrium. Beberapa makanan terasa gurih atau manis, tetapi tetap mengandung natrium dalam jumlah besar.

Asupan Natrium Berlebih Berkaitan Erat dengan Hipertensi

Tubuh sebenarnya membutuhkan natrium untuk membantu menjaga keseimbangan cairan, fungsi saraf, dan kerja otot. Namun, jumlah yang terlalu tinggi dapat membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Kondisi itu meningkatkan volume darah dan memaksa jantung bekerja lebih keras untuk mengalirkannya melalui pembuluh darah. Dalam jangka panjang, tekanan darah dapat meningkat dan berkembang menjadi hipertensi. Kementerian Kesehatan menyebut pola konsumsi tinggi natrium sebagai salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi. WHO juga menegaskan bahwa pengurangan natrium membantu menurunkan tekanan darah sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lainnya. Bahayanya, hipertensi sering berkembang tanpa gejala jelas. Seseorang dapat merasa sehat selama bertahun-tahun, padahal tekanan darahnya perlahan merusak pembuluh darah, jantung, ginjal, dan organ penting lainnya.

Baca Juga :Pahami Cara Penularan HIV

Natrium Tersembunyi Tidak Hanya Berasal dari Garam Dapur

Banyak orang merasa telah membatasi garam karena jarang menambahkannya di meja makan. Namun, sebagian besar natrium justru dapat berasal dari makanan olahan, bumbu kemasan, saus, kecap, kaldu instan, mi instan, daging olahan, keju, dan makanan siap saji. WHO memasukkan saus serta berbagai makanan olahan sebagai sumber natrium yang perlu diperhatikan. Karena natrium tersebar dalam banyak produk, jumlahnya dapat terakumulasi sepanjang hari tanpa terasa. Sarapan dengan roti dan keju, makan siang cepat saji, camilan asin, lalu makan malam menggunakan kecap dapat membuat total asupan meningkat tajam. Oleh karena itu, pengendalian natrium tidak cukup hanya dengan mengurangi garam dapur. Masyarakat juga perlu membaca label, membandingkan produk, memperhatikan ukuran sajian, dan menghitung berapa banyak saus atau bumbu yang benar-benar digunakan.

Membaca Label Gizi Membantu Konsumen Membuat Pilihan Lebih Aman

Informasi nilai gizi pada kemasan dapat menjadi alat sederhana untuk mengendalikan asupan natrium. Konsumen sebaiknya melihat jumlah natrium per sajian, lalu memeriksa berapa banyak sajian yang sebenarnya mereka konsumsi. Satu kemasan kecil belum tentu hanya terdiri dari satu porsi. Selain itu, angka natrium harus dikalikan apabila seseorang menggunakan beberapa sachet sekaligus. FDA menyebut produk dengan lima persen nilai harian natrium atau kurang per sajian sebagai rendah natrium, sedangkan kandungan 20 persen atau lebih tergolong tinggi. Walaupun pedoman label setiap negara dapat berbeda, prinsipnya tetap sama: semakin besar persentase nilai harian, semakin besar pula kontribusi produk tersebut terhadap batas konsumsi. Kebiasaan membaca label membutuhkan waktu singkat, tetapi dapat membantu keluarga memilih saus, makanan beku, camilan, dan produk instan dengan kandungan natrium lebih rendah.

Mengurangi Saus Tidak Berarti Harus Kehilangan Kenikmatan Makan

Pesan utama dari peringatan Menkes bukanlah melarang masyarakat menikmati makanan favorit. Sebaliknya, masyarakat diajak membangun kebiasaan yang lebih sadar. Seseorang dapat mulai dengan menggunakan satu sachet saus, tidak langsung mengambil beberapa kemasan, atau mencicipi makanan sebelum menambahkan bumbu. Pilihan lain adalah menyeimbangkan makanan cepat saji dengan sayuran, buah, air putih, serta menu rendah natrium pada waktu makan berikutnya. Kementerian Kesehatan juga menyarankan pembatasan makanan cepat saji karena umumnya memiliki kandungan garam yang tinggi. Perubahan kecil terasa lebih realistis dan mudah dipertahankan dibandingkan larangan yang terlalu ketat. Ketika dilakukan secara konsisten, kebiasaan tersebut dapat membantu menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung. Pada akhirnya, rasa nikmat tetap dapat dinikmati tanpa harus mengorbankan kesehatan dalam jangka panjang.

Post navigation

Previous: Prabowo Targetkan Koperasi Jadi Pusat Sembako dan Obat Murah

Related Stories

Kenali Tanda Pertemanan Sesama Ibu yang Menguras Mental dan Cara Menjaga Batasan Sehat
  • Edukatif

Kenali Tanda Pertemanan Sesama Ibu yang Menguras Mental dan Cara Menjaga Batasan Sehat

Rudi Hartono July 7, 2026
Olahraga Hyrox Semakin Digemari, Ini Strategi Latihan Aman agar Performa Maksimal Tanpa Risiko Cedera
  • Edukatif

Olahraga Hyrox Semakin Digemari, Ini Strategi Latihan Aman agar Performa Maksimal Tanpa Risiko Cedera

Rudi Hartono June 29, 2026
Mengapa CV Bagus Saja Tidak Cukup? Rahasia Mendapatkan Pekerjaan di Era Kompetisi Modern
  • Edukatif

Mengapa CV Bagus Saja Tidak Cukup? Rahasia Mendapatkan Pekerjaan di Era Kompetisi Modern

Rudi Hartono June 23, 2026

Recent Posts

  • Menkes Ungkap Bahaya Natrium Saus Sachet yang Bisa Melampaui Batas Harian WHO
  • Prabowo Targetkan Koperasi Jadi Pusat Sembako dan Obat Murah
  • KPK Ungkap Dugaan Safe House Bupati Sukoharjo untuk Menyimpan Harta Hasil Pemerasan
  • Detik-Detik Mencekam Penerbangan Ryanair, Penumpang Nyaris Terisap Keluar dari Jendela Pesawat
  • Kenapa Jenazah Khamenei Dibawa Keliling Lima Kota? Mengungkap Makna Historis, Religius, dan Politik di Balik Prosesi Besar Iran

Categories

  • Economic
  • Edukatif
  • General
  • Global
  • Home

Archives

  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
kilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifybudaya dan alam sulawesi baratprabangkara newsyourbestiebima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmiKiyo4dkiyo4dstatistik modern rtp akuratsimulasi numerik ritme simbolsimulasi algoritmik probabilitaspola aktivitas harian datapendekatan komputasional pola permainanpemodelan adaptif putaran berkelanjutanpemetaan bonus analitikobservasi sistem interaktifmekanisme digital rtpinterpretasi variabel digitalobservasi data untuk membaca ritme harianeksplorasi variabel digital objektifpemodelan dinamis strategi berbasis observasianalisis kuantitatif efisiensi strategi parlaykerangka analitis untuk strategi parlaypemetaan statistik pertandingan dan variabel pentingobservasi rotasi digital berkalaarsitektur analitik bermain efisien terukuralgoritma prediktif strategi berbasis datariset adaptif sinkronisasi taktik digitalanalisis data untuk strategi bermainevaluasi ritme malam dan performa harianseleksi rasional untuk performa stabilmanajemen modal bertahap fondasi risikostrategi waktu adaptif modal terbataskombinasi odds untuk target harianpendekatan sistematis kombinasi odds efektifanalisis over under pertandingan objektifrotasi permainan adaptif dukung strategistrategi bermain dan pengambilan keputusan wawasan big data permainantips putaran malamsimulasi matematis perubahan simbolsimulasi dinamika sistempotensi kemenangan probabilitasperspektif baru ekosistem permainanpemetaan scatter data historisobservasi kuantitatif numerikeksplorasi rtp harianai hubungan parameterPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacortren aktivitas penggunastudi perubahan dinamis rtpstrategi perubahan bermainstrategi hadiah stabilpenelitian statistik scatterkajian probabilitas modernevaluasi bonus intensitas bermaineksperimen data digitaldistribusi probabilitas temuananalisis konsistensi multiplieranalisis variansi timing operasionalobservasi dinamika aktivitaspendekatan analitik bonuspendekatan analitik perilaku interaktifrekayasa sistem modernriset digital perilakusimulasi matematis 29 jutastatistik bonus siklusstrategi pola rtp adaptifstrategi teknologi berkelanjutantransformasi platform digital modernanalisis komputasional interaktifbonus siklus putaranmodel analitik dinamika sistempanduan aktivitas dinamis objektifpanduan ekosistem digitalpendekatan empiris struktur timingsimulasi matematis potensisimulasi statistik frekuensi menarikevaluasi rtp adaptifanalisis variabel interaktifmodel analitik kuantitatifpanduan sistem observasi rtppemodelan bonus datapola analisis numerikstrategi data rtp adaptifstrategi interaksi penggunastrategi kanal digital berkelanjutanstrategi kerangka empiristelaah konsistensi pengamatananalisis faktor pendukungstrategi frekuensi bonussimulasi probabilistik simbol digitalsimulasi algoritme cerdasrekomendasi game penghasil saldoreferensi momentum aktivitaspendekatan numerik mekanisme interaktifpanduan dinamika permainaninvestigasi rtp statistikevaluasi big data mendalamanalisis rtp bonus 100jutamemahami rtp dan bonuspanduan frekuensi dinamispanduan perubahan ritme digitalpemodelan statistik variabel dinamisriset prediktif aktivitassimulasi matematis karakter simbolstrategi pengambilan keputusanstrategi pengaturan waktutiming aktivitas variabel
Copyright © Jurnal Tempo | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.