Jurnal Tempo – Minyak zaitun telah lama dikenal sebagai bahan alami serbaguna. Sejak zaman Cleopatra, minyak ini digunakan untuk menjaga kecantikan kulit. Dengan kandungan asam lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan, minyak zaitun dipercaya memiliki berbagai manfaat untuk perawatan wajah. Namun, seperti halnya bahan alami lainnya, minyak zaitun memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum Anda menggunakannya pada kulit wajah.
Manfaat Minyak Zaitun untuk Kulit Wajah
Salah satu manfaat utama minyak zaitun adalah kemampuannya untuk melembapkan kulit yang sangat kering. Menurut Neda Mehr, MD, dokter kulit bersertifikat, minyak zaitun bekerja dengan cara mengunci kelembapan dalam kulit. “Minyak zaitun adalah pelembap kulit yang sangat baik, terutama bila diaplikasikan pada kulit yang masih lembab. Ia berfungsi seperti lapisan pelindung bagi kulit yang kering dan retak,” ujarnya. Oleh karena itu, minyak zaitun lebih cocok digunakan oleh mereka yang memiliki kulit kering atau lapisan pelindung kulit yang terganggu.
“Baca Juga : Harapan Baru Bayi Prematur lewat Inovasi Rahim Buatan“
Mengapa Minyak Zaitun Dapat Membantu Penyembuhan Luka?
Selain melembapkan kulit, minyak zaitun juga memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat membantu proses penyembuhan luka. Kandungan triterpenes dalam minyak zaitun diketahui mampu mendukung produksi kolagen dan mempercepat penutupan jaringan kulit. Bagi yang mengalami iritasi ringan atau kulit kering ekstrem, minyak zaitun bisa memberikan bantuan dengan menenangkan kulit. Namun, manfaat ini hanya berlaku jika digunakan pada kulit yang tidak rentan berjerawat.
Minyak Zaitun dan Kemungkinan Efek Samping pada Kulit Berjerawat
Namun, ada sisi negatif yang perlu diwaspadai, terutama bagi mereka yang memiliki kulit berminyak atau rentan berjerawat. Minyak zaitun memiliki tekstur yang cukup berat dan bersifat komedogenik, yang berarti dapat menyumbat pori-pori. Menurut Mehr, “Untuk kondisi yang berkaitan dengan produksi minyak berlebih, seperti jerawat, minyak zaitun bisa menjadi salah satu produk terburuk yang diaplikasikan ke kulit.” Oleh karena itu, bagi pemilik kulit berminyak atau acne-prone, sebaiknya menghindari penggunaan minyak zaitun langsung pada wajah.
“Baca Juga : Tren Alis 2025: Dari Standar Kaku Menuju Ekspresi Diri yang Lebih Bebas“
Manfaat Anti-Aging Minyak Zaitun: Apakah Efektif?
Berkat kandungan vitamin dan lemak sehat, minyak zaitun sering dikaitkan dengan efek anti-aging. Nutrisi yang terkandung dalam minyak zaitun dapat membantu menjaga elastisitas kulit dan mengurangi tampilan garis halus. Namun, para ahli dermatologi menyarankan bahwa manfaat anti-aging ini lebih efektif jika minyak zaitun dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat, daripada digunakan langsung pada kulit wajah. Walaupun demikian, minyak zaitun tetap bisa memberikan efek hidrasi dan perlindungan terhadap kulit yang membuatnya tetap terlihat segar dan kenyal.
Bagaimana Menggunakan Minyak Zaitun dengan Aman pada Kulit Wajah
Bagi Anda yang ingin menggunakan minyak zaitun untuk perawatan wajah, penting untuk memilih cara yang tepat. Jika Anda memiliki kulit kering, gunakan minyak zaitun dengan cara mengaplikasikannya pada kulit yang masih lembab, sehingga manfaat pelembapnya dapat maksimal. Untuk menghindari risiko penyumbatan pori, pastikan untuk tidak menggunakan minyak zaitun pada area wajah yang cenderung berminyak atau berjerawat. Mulailah dengan jumlah kecil, dan perhatikan reaksi kulit Anda. Jika Anda merasa minyak zaitun memberikan efek negatif, segera hentikan penggunaannya.