Skip to content

Jurnal Tempo

Sumber Berita Terkini

Primary Menu
  • Home
  • General
  • Economic
  • Global
  • Edukatif
  • Home
  • General
  • Labubu Jadikan Pemiliknya Orang Terkaya di China, Harta Rp.85 T
  • Economic
  • General

Labubu Jadikan Pemiliknya Orang Terkaya di China, Harta Rp.85 T

jurnaltempo November 15, 2024 3 minutes read
Labubu Jadikan Pemiliknya Orang Terkaya

Labubu Jadikan Pemiliknya Orang Terkaya

Jurnal Tempo – Labubu, salah satu karakter ikonik dari Pop Mart, kini menjadi simbol kesuksesan di dunia mainan global. Figur ini hadir dalam konsep blind box yang dijual seharga Rp155 ribu per unit. Popularitasnya meroket hingga membawa dampak besar pada perekonomian perusahaan.

Pop Mart International Group, perusahaan asal China yang memproduksi Labubu, mencatatkan pertumbuhan pendapatan luar biasa. Pada paruh pertama tahun 2024, pendapatan perusahaan naik hampir dua pertiga dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan total pendapatan mencapai Rp9,97 triliun, Pop Mart berhasil menarik perhatian pasar internasional. Wang Ning, CEO perusahaan, kini menjadi salah satu orang terkaya di China dengan kekayaan mencapai Rp85 triliun.

Keberhasilan Blind Box di Pasar Global

Konsep blind box yang diperkenalkan Pop Mart memanfaatkan elemen kejutan untuk menarik minat kolektor. Labubu dan karakter lainnya, seperti Molly, Skullpanda, dan Dimoo, dijual dalam kotak misteri yang membuat pembeli penasaran.

Kolektor di seluruh dunia berbondong-bondong membeli produk ini, menjadikannya fenomena global. Di Asia Tenggara, penjualan blind box melalui platform seperti Lazada dan Shopee tumbuh pesat.

Kontribusi penjualan internasional mencapai sepertiga dari total pendapatan Pop Mart. Ini menunjukkan bahwa strategi ekspansi global perusahaan berjalan dengan sangat efektif.

“Baca juga: Menghasilkan Uang Rp250.000 dari Aplikasi Cair Hitungan Menit”

Labubu, Kreativitas yang Berbuah Manis

Labubu adalah hasil kolaborasi Wang Ning dengan seniman internasional. Desain karakter yang unik dan menggemaskan berhasil menciptakan basis penggemar yang loyal.

Selain produk fisik, karakter-karakter Pop Mart kini hadir di dunia digital. Pada Juni 2024, Pop Mart meluncurkan game Dream Home yang menampilkan Labubu dan karakter lainnya.

Game ini memungkinkan penggemar untuk berinteraksi langsung dengan karakter favorit mereka dalam format virtual. Langkah ini memperluas jangkauan Pop Mart ke generasi muda yang melek teknologi.

Rencana Ekspansi Pop Mart

Keberhasilan Pop Mart di China memicu ambisi besar untuk berekspansi ke pasar internasional. Saat ini, Pop Mart memiliki 500 gerai fisik, dengan 400 di antaranya berada di China.

Di Amerika Serikat, Pop Mart berencana menggandakan jumlah toko mereka menjadi 20 pada akhir tahun. Hal ini menunjukkan tekad perusahaan untuk menjadi pemain utama di pasar global.

Pasar Asia Tenggara juga menjadi fokus utama, dengan penjualan online yang terus meningkat. Strategi ini memungkinkan Pop Mart menjangkau konsumen lebih luas tanpa harus membuka banyak toko fisik.

“Simak juga: Unyeng-unyeng yang Masih Bikin Penasaran Banyak Orang”

Labubu sebagai Simbol Kesuksesan

Labubu bukan sekadar karakter mainan, tetapi juga simbol inovasi dan kreativitas Pop Mart. Keberhasilannya menunjukkan bagaimana produk yang unik dapat mengubah nasib sebuah perusahaan.

Wang Ning berhasil membangun Pop Mart menjadi fenomena global, menciptakan kerajaan mainan yang terus berkembang. Dengan visi inovatif, perusahaan ini terus menarik perhatian dunia, membawa Labubu sebagai duta sukses mereka.

Kesuksesan Labubu dan Pop Mart adalah bukti bahwa inovasi dan kreativitas memiliki potensi besar untuk mendunia. Dari sebuah ide sederhana, kini Pop Mart menjadi nama besar di industri mainan.

Labubu terus menjadi simbol kesuksesan, membuktikan bahwa produk unik dapat membawa dampak signifikan. Wang Ning dan Pop Mart telah menciptakan fenomena yang menginspirasi banyak orang, menjadikan mereka panutan di dunia bisnis kreatif.

Post navigation

Previous: KUR atau Pinjol? Agar Lebih Aman, Simak Rekomendasinya
Next: Pengamat Minta Pemerintah Jelaskan Rinci Pemutihan Kredit UMKM

Related Stories

Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Bakar Puluhan Ponsel, Sikap Sang Ayah Justru Mengundang Haru
  • General

Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Bakar Puluhan Ponsel, Sikap Sang Ayah Justru Mengundang Haru

Rudi Hartono June 25, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi
  • Economic

Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

Rudi Hartono June 21, 2026
Baru Meneken Perdamaian, AS Kembali Ancam Iran Jika Langgar Kesepakatan
  • General

Baru Meneken Perdamaian, AS Kembali Ancam Iran Jika Langgar Kesepakatan

Rudi Hartono June 19, 2026

Recent Posts

  • Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Bakar Puluhan Ponsel, Sikap Sang Ayah Justru Mengundang Haru
  • Mengapa CV Bagus Saja Tidak Cukup? Rahasia Mendapatkan Pekerjaan di Era Kompetisi Modern
  • Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi
  • Baru Meneken Perdamaian, AS Kembali Ancam Iran Jika Langgar Kesepakatan
  • Mengapa Anak Muda Tertarik Ikut Kirab 1 Suro? Tradisi Lama yang Kembali Hidup di Hati Generasi Muda

Categories

  • Economic
  • Edukatif
  • General
  • Global
  • Home

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
Copyright © Jurnal Tempo | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.