Skip to content

Jurnal Tempo

Sumber Berita Terkini

Primary Menu
  • Home
  • General
  • Economic
  • Global
  • Edukatif
  • Home
  • General
  • Menteri ATR Tegaskan Hanya Tiga Food Estate Ada di Prabowo
  • General

Menteri ATR Tegaskan Hanya Tiga Food Estate Ada di Prabowo

Budi Santoso January 2, 2025 2 minutes read
food estate

Jurnal Tempo – Menteri ATR/BPN menjadi salah satu aktor kunci dalam mendukung pengembangan food estate yang menjadi program strategis pemerintahan Presiden Joko Widodo. Program ini dirancang untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional sekaligus menghadapi ancaman krisis pangan yang diprediksi meningkat akibat perubahan iklim, pertumbuhan populasi, dan tantangan global lainnya.

“Baca Juga : Misteri Pulau Tengkorak di Italia yang Menarik Perhatian”

Food Estate di Era Prabowo

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) menegaskan bahwa di era Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Hanya ada tiga food estate yang menjadi prioritas. Ketiga lokasi tersebut adalah:

Kalimantan Tengah: Food estate di wilayah ini difokuskan pada tanaman padi dan singkong sebagai upaya meningkatkan produksi beras dan diversifikasi pangan.

Sumatera Utara: Wilayah ini lebih diarahkan untuk pengembangan hortikultura, khususnya bawang merah dan kentang.


Nusa Tenggara Timur (NTT): Di sini, fokusnya adalah pada pengembangan jagung dan sorgum yang cocok dengan karakteristik lahan kering di wilayah tersebut.

“Simak juga: Diet Sehat Tanpa Olahraga: Rahasia Mengatur Pola Makan untuk Berat Badan Ideal”

Alasan Pembatasan Lokasi

Menurut Menteri ATR, pembatasan jumlah food estate ini didasarkan pada hasil evaluasi program serupa sebelumnya. Pengalaman menunjukkan bahwa pengelolaan food estate yang terlalu luas dapat menimbulkan masalah, seperti pengabaian aspek lingkungan. Ketidakefisienan pengelolaan lahan, serta potensi konflik agraria dengan masyarakat setempat. Dengan membatasi hanya pada tiga lokasi, pemerintah berharap pengelolaan food estate ini lebih terfokus dan efektif.

Tantangan dalam Implementasi

Walaupun memiliki potensi besar, program food estate juga menghadapi tantangan. Salah satunya adalah masalah infrastruktur di lokasi-lokasi terpencil. Menteri ATR menekankan bahwa keberhasilan program ini memerlukan dukungan lintas sektor, termasuk pembangunan jalan, irigasi, dan sarana penunjang lainnya. Selain itu, keterlibatan masyarakat lokal dalam program ini sangat penting untuk memastikan bahwa program ini membawa manfaat langsung bagi mereka.

Dampak Positif yang Diharapkan

Jika berhasil, food estate ini tidak hanya akan memperkuat ketahanan pangan nasional. Tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani lokal dan membuka peluang kerja baru. Pemerintah juga berharap dapat menekan impor bahan pangan tertentu yang selama ini menjadi salah satu penyebab defisit neraca perdagangan. Dengan langkah strategis dan komitmen dari berbagai pihak, program food estate di era Prabowo diharapkan dapat menjadi model pengelolaan lahan pangan berkelanjutan yang dapat diadopsi di wilayah lain di masa depan.

Post navigation

Previous: Potongan Harga Listrik: Tutorial Diskon PLN sebesar 50%
Next: Bocoran Minyak Kayu Putih: Tak Hanya Jadi Bahan Olesan Semata

Related Stories

Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Bakar Puluhan Ponsel, Sikap Sang Ayah Justru Mengundang Haru
  • General

Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Bakar Puluhan Ponsel, Sikap Sang Ayah Justru Mengundang Haru

Rudi Hartono June 25, 2026
Baru Meneken Perdamaian, AS Kembali Ancam Iran Jika Langgar Kesepakatan
  • General

Baru Meneken Perdamaian, AS Kembali Ancam Iran Jika Langgar Kesepakatan

Rudi Hartono June 19, 2026
Dari Whoosh hingga Semangat Bandung, Menjaga Warisan Sejarah di Tengah Kemajuan Kota Kembang
  • General

Dari Whoosh hingga Semangat Bandung, Menjaga Warisan Sejarah di Tengah Kemajuan Kota Kembang

Rudi Hartono June 14, 2026

Recent Posts

  • Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Bakar Puluhan Ponsel, Sikap Sang Ayah Justru Mengundang Haru
  • Mengapa CV Bagus Saja Tidak Cukup? Rahasia Mendapatkan Pekerjaan di Era Kompetisi Modern
  • Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi
  • Baru Meneken Perdamaian, AS Kembali Ancam Iran Jika Langgar Kesepakatan
  • Mengapa Anak Muda Tertarik Ikut Kirab 1 Suro? Tradisi Lama yang Kembali Hidup di Hati Generasi Muda

Categories

  • Economic
  • Edukatif
  • General
  • Global
  • Home

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
Copyright © Jurnal Tempo | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.