Jurnal Tempo – Pada 20 Januari 2026, Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengunjungi kantor Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, di 10 Downing Street, London. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara, khususnya dalam bidang maritim. Dalam sambutannya, Starmer menyampaikan apresiasi atas kemajuan yang telah dicapai melalui kerja sama tersebut, salah satunya adalah kesepakatan maritim yang ditandatangani pada pertemuan G20 lalu.
Kerja Sama Maritim yang Berharga bagi Inggris dan Indonesia
Salah satu topik utama dalam pertemuan ini adalah kesepakatan mengenai Maritime Partnership Programme (MPP), yang difokuskan untuk mengembangkan kemampuan maritim Indonesia. Kerja sama ini melibatkan peningkatan kapasitas angkatan laut Indonesia serta pengadaan lebih dari 1.000 armada perikanan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan nasional Indonesia dan menciptakan 1.000 lapangan kerja baru di Inggris, berkat kolaborasi dengan perusahaan pertahanan Inggris, Babcock.
“Baca Juga : Benua Biru Dalam Bahaya, 27 Pemimpin Eropa Siapkan Rencana Perang Dunia III“
Manfaat Ekonomi untuk Indonesia dan Inggris
Bagi Indonesia, kerja sama ini tidak hanya akan memperkuat pertahanan maritim, tetapi juga membuka peluang investasi baru di sektor galangan kapal. Selain itu, sektor perikanan Indonesia akan mendapatkan manfaat dari program ini, membantu revitalisasi komunitas nelayan yang kini menghadapi tantangan besar. Prabowo menekankan pentingnya kemitraan ini sebagai elemen kunci dalam pengembangan ekonomi maritim Indonesia yang berkelanjutan.
Pujian dari PM Inggris atas Kemajuan Kerja Sama
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengungkapkan bahwa kerja sama dengan Indonesia dalam bidang maritim telah menunjukkan hasil yang sangat positif. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Prabowo atas komitmen Indonesia dalam kesepakatan tersebut. Starmer juga menekankan bahwa kerja sama ini membuka peluang ekonomi yang lebih besar, baik bagi Indonesia maupun Inggris. Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kedua negara di masa depan.
“Baca Juga : Dunia di Ambang Konflik: Negara-Negara yang Dinilai Paling Aman Jika Perang Global Meletus“
Prabowo dan Starmer: Pemimpin dengan Visi Ekonomi yang Sama
Pertemuan ini juga mencerminkan kesamaan visi antara Prabowo dan Starmer dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan bagi kedua negara. Meskipun tantangan geopolitik global terus berkembang, kedua pemimpin sepakat untuk memprioritaskan penguatan kerja sama strategis yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat kedua negara. Komitmen ini juga terlihat dalam penguatan sektor maritim yang menjadi kunci dalam menjaga ketahanan ekonomi.
Peluang Investasi Baru melalui Kerja Sama Internasional
Peluang investasi yang tercipta dari kerja sama maritim Indonesia dan Inggris akan membawa dampak positif pada ekonomi Indonesia. Selain sektor galangan kapal, sektor-sektor lainnya yang terkait dengan industri pertahanan dan perikanan juga diperkirakan akan mendapatkan manfaat. Dengan adanya investasi asing, Indonesia dapat mempercepat transformasi industri maritimnya, sekaligus memperkuat daya saing global di sektor ini.