Skip to content

Jurnal Tempo

Sumber Berita Terkini

Primary Menu
  • Home
  • General
  • Economic
  • Global
  • Edukatif
  • Home
  • Global
  • Mengapa Indonesia Mengalami Dampak Siklon Terparah di Asia Tenggara?
  • Global

Mengapa Indonesia Mengalami Dampak Siklon Terparah di Asia Tenggara?

jurnaltempo December 5, 2025 4 minutes read
Mengapa Indonesia Mengalami Dampak Siklon Terparah di Asia Tenggara?

Jurnal Tempo – Cuaca ekstrem yang melanda Indonesia pada akhir 2025 menunjukkan bagaimana pemanasan suhu laut semakin memengaruhi pembentukan Dampak siklon di Samudra Hindia. Para ahli meteorologi menegaskan bahwa peningkatan suhu air laut beberapa derajat saja dapat memicu putaran angin yang lebih kuat, sehingga badai berkembang dalam skala besar. Selain itu, perubahan iklim global membuat pola cuaca semakin tidak stabil, memperpanjang durasi hujan monsun dan memperbesar potensi banjir bandang. Di Sumatera, efek ini terasa nyata ketika angin kencang dan hujan ekstrem berlangsung tanpa jeda. Situasi tersebut makin parah karena siklon yang biasanya bergerak menjauhi daratan justru bergerak ke pesisir dan menerjang permukiman padat. Kombinasi faktor iklim ini membuat Indonesia berada dalam kondisi yang jauh lebih rentan dibanding negara tetangga.

Kerusakan Ekologi Memperparah Skala Bencana

Meski faktor iklim berperan besar, kerusakan lingkungan yang terjadi selama puluhan tahun menjadi alasan mengapa dampak bencana di Indonesia terasa lebih dahsyat. Data WALHI menunjukkan ratusan ribu hektare hutan di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh hilang akibat izin ekstraktif dari ratusan perusahaan. Ketika hutan ditebang, wilayah yang seharusnya menjadi penahan angin, penyangga air, dan pelindung ekosistem menjadi rapuh. Akibatnya, badai yang seharusnya teredam di pesisir justru menghantam daratan tanpa hambatan. Aliran air hujan pun tak memiliki ruang meresap sehingga banjir bandang muncul lebih cepat. Meski peringatan dini sudah diberikan, kondisi ekologi yang rusak membuat masyarakat tidak memiliki perlindungan alami.

“Baca Juga : Langkah Cepat Presiden Prabowo Menyapa Warga Tapanuli Utara Usai Banjir Besar”

Deforestasi dan Hilangnya Buffer Zone di Pesisir

Dampak deforestasi tidak hanya terjadi di pedalaman, tetapi juga di wilayah pesisir yang kehilangan buffer zone alami. Menurut WALHI, zona hijau yang dulu membentengi pantai kini hampir habis akibat perluasan industri pulp, kertas, dan perkebunan kelapa sawit. Ketika siklon mendekat, wilayah pesisir tidak memiliki lagi lapisan penahan angin dan gelombang tinggi. Karena itu, badai mudah bergerak ke daratan dan menerjang permukiman. Uli Arta Siagian menegaskan bahwa infrastruktur ekologis Indonesia sudah dalam kondisi “hancur”, sehingga angin skala besar dapat mencapai permukiman tanpa hambatan. Kehilangan pelindung alam ini menjelaskan mengapa kerusakan di Sumatera jauh lebih parah dibanding negara lain yang masih menjaga kawasan pesisirnya.

Skala Kerusakan yang Menelan Ribuan Korban

Serangkaian badai pekan lalu menewaskan lebih dari 1.300 orang di Indonesia, Sri Lanka, dan Thailand. Namun Indonesia menjadi negara dengan korban terbanyak, lebih dari 800 orang meninggal dan 500 lainnya hilang. BNPB melaporkan lebih dari 1,2 juta warga terpaksa mengungsi karena rumah dan desa mereka musnah akibat banjir bandang. Selain itu, banyak wilayah terisolasi sehingga bantuan sulit menjangkau para penyintas. Kerusakan ini semakin menunjukkan bahwa Indonesia menghadapi kombinasi ancaman: cuaca ekstrem, kerentanan ekologis, dan kepadatan permukiman. Walaupun bantuan terus berdatangan, skala bencana yang begitu besar membuat proses pemulihan kemungkinan berlangsung sangat lama.

“Baca Juga : Mengapa Foodcourt Selalu Berada di Lantai Teratas Mal? Ini Alasan Sebenarnya”

Faktor Emisi dan Perubahan Iklim yang Mendorong Krisis

Selain deforestasi, sektor energi dan penggunaan lahan menjadi penyumbang utama emisi gas rumah kaca Indonesia. Uli Arta Siagian menyebut bahwa ketika emisi dilepaskan dalam skala besar, dampaknya tidak hanya dirasakan secara lokal, tetapi juga ikut memengaruhi sistem iklim global. Sumatera yang dikenal sebagai rumah bagi ekosistem Bukit Barisan mengalami tekanan hebat dari ekspansi industri. Padahal kawasan tersebut merupakan salah satu ekosistem hutan terbesar di dunia yang berfungsi menstabilkan iklim regional. Dengan meningkatnya emisi dan berkurangnya hutan, siklon dan hujan ekstrem lebih mudah terbentuk, sehingga Indonesia semakin sering menghadapi cuaca yang tidak dapat diprediksi.

Pengakuan Pemerintah dan Tantangan Pemulihan

Pemerintah Indonesia telah mengakui bahwa pembukaan lahan berkontribusi terhadap banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Namun tantangan besar muncul ketika kebijakan pembangunan ekonomi berbenturan dengan kebutuhan menjaga lingkungan. Banyak komunitas lokal menuntut pertanggungjawaban karena mereka yang merasakan dampak terburuk, sementara keuntungan industri justru mengalir ke luar daerah. Meski begitu, beberapa langkah mulai diambil, seperti pengetatan izin lahan dan pemulihan hutan critical zone. Akan tetapi, proses perbaikan ekologi memerlukan waktu bertahun-tahun, sehingga masyarakat masih harus menghadapi risiko bencana serupa jika kondisi iklim terus memburuk.

Harapan dari Penguatan Kebijakan Lingkungan

Di tengah situasi sulit ini, muncul dorongan kuat dari aktivis, peneliti, dan masyarakat untuk menata ulang tata kelola lingkungan Indonesia. Mereka percaya bahwa pemulihan ekologi bisa mengurangi dampak bencana di masa depan. Dengan memperkuat buffer zone pesisir, memperluas reforestasi, dan membatasi izin ekstraktif, Indonesia dapat membangun ketahanan bencana yang lebih kokoh. Meski jalan perubahannya panjang, inisiatif yang tepat dapat membantu menyelamatkan ribuan nyawa di masa mendatang. Harapan ini memberi dorongan bagi banyak orang bahwa Indonesia masih bisa bangkit dan belajar dari tragedi besar yang terjadi di Sumatera.

Post navigation

Previous: Jeritan Warga Gayo Aceh yang Kelaparan 5 Hari, Minta Bantuan PM Malaysia
Next: Tol Sibanceh Seksi 1 Dibuka Fungsional, Jalan Baru untuk Mempercepat Bantuan bagi Korban Banjir Sumatera

Related Stories

Panas Ekstrem Mengguncang Gletser Nepal, Himalaya Hadapi Titik Kritis
  • Global

Panas Ekstrem Mengguncang Gletser Nepal, Himalaya Hadapi Titik Kritis

Rudi Hartono September 8, 2026
Semeru dan Anak Krakatau Erupsi, Kesiapsiagaan Nasional Jadi Sorotan
  • Global

Semeru dan Anak Krakatau Erupsi, Kesiapsiagaan Nasional Jadi Sorotan

Rudi Hartono September 6, 2026
Lima Pesawat Terobos Zona Trump, NORAD Kerahkan Jet Tempur F-16
  • Global

Lima Pesawat Terobos Zona Trump, NORAD Kerahkan Jet Tempur F-16

Rudi Hartono August 30, 2026

Recent Posts

  • Panas Ekstrem Mengguncang Gletser Nepal, Himalaya Hadapi Titik Kritis
  • Semeru dan Anak Krakatau Erupsi, Kesiapsiagaan Nasional Jadi Sorotan
  • Jet China Berudal Usir Tiga Pesawat Filipina di Scarborough Shoal
  • Minum Magnesium Pagi atau Malam? Ini Waktu yang Disarankan Ahli
  • Gubernur Bank of England Peringatkan Ancaman AI bagi Ekonomi Global

Categories

  • Economic
  • Edukatif
  • General
  • Global
  • Home

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
Prime HeadlineBeritalogyJurna CoreTasty Plate PediaBeauty Glow Pediakilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifyprabangkara newsyourbestiebima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmidi tengah kabar bencana alam mahjong ways jadi pengingat pentingnya mengelola risikoisu mbg ramai dibahas apa hubungannya dengan strategi dan pengambilan keputusan di mahjong waysbencana alam jadi sorotan konsep mitigasi risiko juga bisa dipahami lewat mahjong waysmbg dan mahjong ways sama-sama ramai dibicarakan tapi berada di dua dunia yang sangat berbedadari mitigasi bencana hingga mahjong ways mengapa perencanaan risiko jadi hal pentingmahjong ways 2 winrate membara seperti erupsi anak krakatau yang mencatat 240 letusangates of olympus rng acak namun ritme spin stabil seperti aktivitas semeru yang masih terkendalibaccarat rtp banker 98 persen setinggi kolom abu semeru 1000 meter di atas puncakroulette rng angka acak namun pola putaran bisa dibaca seperti gemuruh anak krakatau terdengar hingga bantenparlay winrate ditentukan analisis tim bukan pola putaran seperti warga pasauran pantau erupsibelajar dari penanganan bencana mahjong ways dan pentingnya tidak mengandalkan keberuntunganketika berita mbg mendominasi percakapan tren mahjong ways tetap bertahan di dunia digitalbencana alam mengingatkan pentingnya dana darurat mahjong ways jangan sampai mengganggu keuangandari evaluasi program mbg hingga mahjong ways data jadi kunci membaca tren dengan lebih objektifmbg bencana alam dan mahjong ways tiga topik berbeda yang sama-sama menarik perhatian warganet harga emas antam tak bergerak pasar mulai cari sinyal baruharga perak kembali bergejolak tekanan pasar belum meredaharga emas mulai goyah sentimen suku bunga Kembali menguatskin barrier penting bagi kulit dermatitis atopikabu vulkanik anak krakatau baret bodi mobil cara bersihkanmotogp san marino 2026 marc marquez ke puncakaldila sutjiadi erin routliffe 16 besar us open 2026keberuntungan shio babi dua tanggal istimewafashion y2k belum redup kembali digemari gen zmacan kumbang pekalongan terekam kamera muncul kejutanchoco hazelnut shio butter cokelat lumer menggodagaeseong juak donat tradisional korea Kembali bersinardessert bertema dangdut jadi sensasi baru jakartadiet keto kembali ramai manfaat metaboliknya terungkapharga samsung galaxy z fold 8 series indonesiaabu vulkanik anak krakatau sampai jakartaarsenal kalahkan chelsea arteta puji mental juarafitur baru tiktok komentar suara polling fotomartin odegaard man of the match arsenal vs chelseamanchester united vs everton carrick ungkap penyebab gagal menangdihyah al kalbi sahabat nabi dikaitkan dengan jibriltato capung makna mendalammanchester united vs everton carrickpergerakan harga emas data asharga perak naik tajam lonjakan pasarharga emas hari ini turun lagisejarah krakatau mengapa penting diperhatikan duniasejumlah wilayah berpotensi hujan dan angin kencang hari inipersija vs persib derbi dinamo zagreb hajduk splitkata kata janice tjen usai kalah dari aldila us open 2026tren perawatan kulit terbaru wajah glowingcancer hari ini momen pencerahansistem keluarga kangkok guiraold fashioned cheese lava cake recipekuliner viral kejutan di balik rasanyaresep dubai chewy cookie pistachio kataifidiet paleo pola makan zaman purbasuper scatter dan logistik pasca-erupsi mbg membuktikan kecepatan respon lebih penting dari kesempurnaanblack scatter jadi metafora abu vulkanik dan mbg sama-sama menguji ketahanan distribusi daruratmahjong ways mengingatkan mbg erupsi bukan hambatan tapi panggilan untuk merancang ulang strategigate of olympus dan erupsi mbg menunjukkan harmoni antara teknologi dan kearifan lokal dalam mitigasierupsi gunung mengganggu pasokan mbg princes starlight mengajarkan pentingnya sistem cadangan yang estetismahjong ways 2 ritme spin lambat lalu cepat efektif seperti erupsi ibu durasi 44 detikmahjong wins rng hasil acak namun ritme penting seperti warga lampung waspada abu krakataumahjong wins rtp tinggi dan pola scatter beruntun layaknya abu vulkanik ibu yang guyur halmaherablack scatter pola putaran konsisten seperti dentuman erupsi ili lewotolok dua kali pagi inigates of olympus pola scatter sering muncul saat ritme berubah seperti semeru letus 102 detik5052505350545055505650575058505950605061kode alam sebagai peringatan dini erupsi mbg butuh sistem yang peka seperti pola siklus ramalan shiowild west gold mengajarkan mbg erupsi adalah ujian ketangguhan yang tak bisa dihadapi dengan instanlucky neko dan pasca-erupsi mbg menjadi simbol bahwa pemulihan dimulai dari langkah kecil yang terukurgate of olympus bersama sweet bonanza dua pendekatan yang menginspirasi mbg dalam menghadapi darurat erupsiramalan shio dan manajemen krisis erupsi mbg membuktikan persiapan berbasis siklus bisa menyelamatkan logistik5062 5063506450655066506750685069507050715082508350845085508650875088508950905091gates of olympus pola putaran terbaik adalah kecepatan dan kesabaranmahjong ways 2 winrate dipengaruhi kemampuan membaca pola scattermahjong wins rng membuat hasil putaran acak dan tidak bisa diaturparlay pola memilih kombinasi tim berdasarkan statistik dan performaroulette rtp eropa lebih tinggi dari amerika karena satu angka nol5072507350745075507650775078507950805081how to choose hijab for batikmarc marquez right arm strength motogp recoverypeta dunia baru pbb didukung 164 negarapanas ekstrem gletser nepaltempe goreng isi sambal renyah pedasxiaomi sky nomad n70iran ancam serang as dengan rudal terbarurematch topuria lawan gaethjeharry kane ballon dor 2026 musim terbaikperceraian raisya bawazier zidantecno camon slim 5g layar 144 hz baterai besarlegenda goa kerajaan gaibsuper scatter serta studi tentang pengaruh kecepatan frame terhadap kenyamanan visualblack scatter serta penerapan depth of field untuk memberi fokus pada area tertentusweet bonanza serta analisis pengaruh tata letak terhadap alur navigasi penggunaprinces starlight serta pengaruh penggunaan material 3d pada antarmuka dua dimensilucky neko serta penggunaan metode interpolasi untuk transisi antaradegan yang halus5092509350945095509650975098509951005101harga emas kehilangan tenaga tekanan pasar global makin terasaharga perak antam tahan posisi saat pasar global menghijauharga emas bergerak hati hati pasar menunggu kejutan inflasipenjualan pertamax green 95 naik 446 persen 132 klpakaian saat membersihkan abu vulkanik yang direkomendasikanbarcelona 17 gol 4 laga paling buas eropawimbledon boikot influencer usai kontroversi us open 2026shio tikus september 2026 jangan abaikan pertemuan barueye maxxing tren kecantikan warna mata lebih menonjolrhinochimaera costaricana penghuni laut dalam misteriushoney butter cake sweet salty dessert trenddemam boba berlalu matcha dan ube kuasai tren minumanhome cafe jadi tren tempat kuliner bernuansa rumahdiet ocd kembali jadi perbincangan
Copyright © Jurnal Tempo | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.