Jurnal Tempo – Harga emas dunia pada hari ini mengalami penurunan di pasar global. Namun, hal ini tetap mempengaruhi harga emas perhiasan yang ada di pasar domestik. Seiring dengan fluktuasi harga emas dunia yang terus tertekan, harga perhiasan emas turut mengalami perubahan signifikan. Apakah tren ini akan berlanjut, ataukah ada faktor lain yang mempengaruhi harga emas di Indonesia? Artikel ini akan membahas pergerakan harga emas perhiasan yang berlaku di Raja Emas dan Laku Emas pada 24 April 2026.
Pergerakan Harga Emas Dunia dan Dampaknya pada Perhiasan Emas
Pada perdagangan 24 April 2026, harga emas dunia bertahan di bawah USD 4.700 per ounce. Penurunan sebesar 0,60% terjadi, namun emas tetap menjadi pilihan investasi yang menarik. Faktor ketegangan geopolitik seperti situasi AS-Iran di Selat Hormuz menjadi salah satu penyebab penurunan harga. Meskipun demikian, harga emas perhiasan domestik tetap cukup tinggi. Banyak konsumen yang masih memilih emas sebagai investasi, meskipun pasar sedang mengalami gejolak.
Baca Juga : Menhub Ungkap Prabowo Minta Garuda Kerja Sama
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas: Daftar Lengkap
Di Raja Emas, harga emas perhiasan hari ini bervariasi tergantung kadar emas yang dipilih. Sebagai contoh, emas 24 karat dihargai Rp 2.485.000 per gram. Sementara itu, harga emas dengan kadar lebih rendah seperti 23 karat tercatat Rp 2.110.000 per gram. Sedangkan kadar 21 karat dijual dengan harga Rp 1.927.000 per gram. Perbedaan harga ini memberi kesempatan bagi konsumen untuk memilih sesuai anggaran dan kebutuhan.
Harga Emas di Laku Emas: Perbandingan dengan Raja Emas
Di Laku Emas, harga emas juga bervariasi berdasarkan kadar. Emas 24 karat di Laku Emas dijual dengan harga Rp 2.476.000 per gram. Angka ini sedikit lebih murah dibandingkan dengan harga di Raja Emas. Begitu pula, harga untuk emas kadar 23 karat tercatat Rp 2.127.000 per gram, dan untuk kadar 22 karat dihargai Rp 2.034.000 per gram. Walaupun harganya sedikit lebih rendah, kualitas dan sertifikasi tetap menjadi pertimbangan utama dalam memilih tempat membeli emas.
Baca Juga : Cara Efektif Mengembalikan Energi
Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Harga Emas
Kenaikan harga energi dan ketegangan geopolitik berperan besar dalam mempengaruhi harga emas. Saat harga minyak dunia meningkat, hal ini turut mempengaruhi inflasi. Selain itu, ketegangan antara AS dan Iran juga meningkatkan ketidakpastian global. Ketika ketegangan ini mempengaruhi harga energi, ekspektasi akan inflasi yang lebih tinggi menguat. Semua faktor ini membuat daya tarik emas sedikit berkurang, terutama untuk emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Keuntungan Membeli Emas Sebagai Investasi
Meskipun harga emas perhiasan sedikit tertekan, emas tetap menjadi pilihan aman dalam kondisi ketidakpastian ekonomi global. Emas memiliki nilai yang stabil dalam jangka panjang dan berfungsi sebagai pelindung dari inflasi. Selain itu, perhiasan emas juga memiliki nilai estetika yang tinggi. Dengan demikian, selain menjadi investasi, perhiasan emas juga memiliki fungsi sosial dan budaya yang penting di masyarakat.
Apa yang Menanti di Masa Depan?
Melihat pergerakan harga emas yang terus berfluktuasi, para ahli memprediksi harga emas di masa depan bisa kembali naik. Ini seiring dengan ketegangan politik dan ekonomi yang masih belum stabil. Oleh karena itu, bagi Anda yang tertarik berinvestasi dalam bentuk perhiasan emas, saat ini bisa menjadi momen yang tepat. Mengingat harga emas yang masih berada pada tingkat yang relatif wajar, inilah waktu yang tepat untuk membeli.