Skip to content

Jurnal Tempo

Sumber Berita Terkini

Primary Menu
  • Home
  • General
  • Economic
  • Global
  • Edukatif
  • Home
  • General
  • Perbandingan Harga Pertalite Sebelum dan Sesudah Subsidi Pemerintah
  • Economic
  • General

Perbandingan Harga Pertalite Sebelum dan Sesudah Subsidi Pemerintah

jurnaltempo September 30, 2025 2 minutes read
Perbandingan Harga Pertalite Sebelum dan Sesudah Subsidi Pemerintah

Perbandingan Harga Pertalite Sebelum dan Sesudah Subsidi Pemerintah

Jurnal Tempo – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa harga Pertalite Rp10.000 per liter yang dibayar masyarakat bukanlah harga sebenarnya. Nilai tersebut sudah mendapat subsidi dari pemerintah. Tanpa adanya intervensi anggaran negara, harga keekonomian Pertalite mencapai Rp11.700 per liter. Dengan demikian, subsidi sebesar Rp1.700 per liter atau sekitar 15 persen membuat harga jual di SPBU Pertamina lebih terjangkau.

Peran Subsidi dalam Menekan Harga BBM

Pemerintah terus menanggung selisih harga keekonomian dengan harga jual di pasaran melalui skema subsidi dan kompensasi. Langkah ini menjadi salah satu cara menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga minyak dunia. Purbaya menekankan bahwa sejak 2022, harga BBM memang sudah disesuaikan, tetapi belum pernah mencapai angka keekonomian murni.

Baca Juga : Turis China Dipuji Usai Selamatkan Wanita Tenggelam di Jepang

Harga Solar dengan Subsidi Lebih Besar

Tak hanya Pertalite, solar juga menjadi jenis BBM yang menerima subsidi cukup tinggi. Harga keekonomian solar sebenarnya Rp11.950 per liter. Namun, pemerintah menanggung 43 persen atau setara Rp5.150 per liter. Akibatnya, harga jual solar hanya Rp6.800 per liter. Kebijakan ini membuat solar tetap terjangkau bagi sektor transportasi publik dan industri kecil.

LPG 3 Kg dengan Subsidi Paling Besar

Selain BBM, LPG 3 kg juga mendapat dukungan anggaran yang besar. Purbaya mengungkapkan subsidi untuk LPG 3 kg mencapai 70 persen dari harga keekonomian. Angka ini menunjukkan bahwa pemerintah menempatkan kebutuhan energi rumah tangga kecil sebagai prioritas, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Anggaran Subsidi Energi Tahun 2025

Untuk tahun 2025, Kementerian Keuangan mengalokasikan Rp479 triliun untuk subsidi energi dan kompensasi. Jumlah ini sedikit lebih rendah dari realisasi tahun 2024 yang mencapai Rp502 triliun. Anggaran tersebut mencakup subsidi BBM, LPG, serta biaya kompensasi energi non-BBM yang dibutuhkan masyarakat luas.

Tujuan Kebijakan Subsidi Energi

Pemberian subsidi energi bertujuan menjaga stabilitas ekonomi, daya beli masyarakat, serta mendukung pertumbuhan sektor riil. Tanpa subsidi, harga BBM dan energi bisa jauh lebih tinggi dan berdampak langsung pada inflasi. Dengan subsidi, pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan akses energi dengan harga yang terjangkau.

Post navigation

Previous: IHSG Diperkirakan Menguat dengan Potensi Koreksi Jangka Pendek
Next: Demonstrasi Massal di Eropa Usai Israel Hentikan Armada Global Flotilla ke Gaza

Related Stories

Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Bakar Puluhan Ponsel, Sikap Sang Ayah Justru Mengundang Haru
  • General

Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Bakar Puluhan Ponsel, Sikap Sang Ayah Justru Mengundang Haru

Rudi Hartono June 25, 2026
Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi
  • Economic

Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

Rudi Hartono June 21, 2026
Baru Meneken Perdamaian, AS Kembali Ancam Iran Jika Langgar Kesepakatan
  • General

Baru Meneken Perdamaian, AS Kembali Ancam Iran Jika Langgar Kesepakatan

Rudi Hartono June 19, 2026

Recent Posts

  • Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Bakar Puluhan Ponsel, Sikap Sang Ayah Justru Mengundang Haru
  • Mengapa CV Bagus Saja Tidak Cukup? Rahasia Mendapatkan Pekerjaan di Era Kompetisi Modern
  • Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi
  • Baru Meneken Perdamaian, AS Kembali Ancam Iran Jika Langgar Kesepakatan
  • Mengapa Anak Muda Tertarik Ikut Kirab 1 Suro? Tradisi Lama yang Kembali Hidup di Hati Generasi Muda

Categories

  • Economic
  • Edukatif
  • General
  • Global
  • Home

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
Copyright © Jurnal Tempo | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.