Skip to content

Jurnal Tempo

Sumber Berita Terkini

Primary Menu
  • Home
  • General
  • Economic
  • Global
  • Edukatif
  • Home
  • Economic
  • Kemendag Ungkap Modus Nakal Distributor Minyakita
  • Economic

Kemendag Ungkap Modus Nakal Distributor Minyakita

Budi Santoso March 19, 2025 3 minutes read
Minyakita

Jurnal Tempo – Program Minyakita yang diluncurkan pemerintah bertujuan menjaga ketersediaan minyak goreng murah. Namun, beberapa distributor nakal diduga menyalahgunakan skema ini. Mereka mencoba memperoleh keuntungan lebih dengan cara yang merugikan konsumen dan pedagang kecil. Kementerian Perdagangan (Kemendag) pun mulai mengawasi distribusi Minyakita lebih ketat. Modus-modus kecurangan semakin terungkap seiring investigasi yang dilakukan.

Penimbunan untuk Menjual di Atas HET

Salah satu modus yang paling banyak ditemukan adalah penimbunan. Distributor sengaja menyimpan stok dalam jumlah besar. Mereka menunggu harga di pasaran naik sebelum akhirnya menjual kembali. Padahal, Minyakita memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah. Dengan menjual di atas HET, mereka meraup keuntungan lebih besar. Hal ini tentu merugikan masyarakat yang seharusnya mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.

“Baca Juga : PM Shigeru Ishiba Dihantam Skandal Voucer, Rakyat Jepang Bereaksi”

Pengalihan ke Pasar Modern

Selain penimbunan, ada juga modus pengalihan ke pasar modern. Minyakita sebenarnya ditujukan untuk pasar tradisional agar masyarakat kecil bisa menikmati harga murah. Namun, sejumlah distributor justru mengalihkan pasokan ke supermarket atau platform online. Di sana, Minyakita dijual dengan harga lebih mahal. Alhasil, masyarakat kecil yang bergantung pada pasar tradisional kesulitan mendapatkan minyak goreng subsidi.

Persyaratan Pembelian yang Tidak Wajar

Banyak pedagang di pasar tradisional mengeluhkan persyaratan pembelian yang memberatkan. Distributor kerap mewajibkan mereka membeli produk lain jika ingin mendapatkan Minyakita. Taktik ini dikenal sebagai praktik bundling. Pedagang harus membeli barang yang tidak selalu dibutuhkan agar bisa mendapatkan stok Minyakita. Hal ini jelas melanggar aturan perdagangan yang berlaku.

“Simak juga: Harun Masiku Panik Saat Kabur, KPK Bongkar Lewat Sadapan”

Kemendag Lakukan Sidak dan Teguran

Untuk mengatasi masalah ini, Kemendag mulai melakukan sidak ke berbagai distributor. Beberapa di antaranya sudah diberikan teguran keras. Bahkan, ada yang terancam dicabut izinnya jika masih melakukan pelanggaran. Pemerintah menegaskan bahwa Minyakita harus tetap dijual sesuai ketentuan. Jika tidak, sanksi tegas akan diberikan kepada pihak yang terbukti bersalah.

Dampak bagi Masyarakat dan Pedagang Kecil

Modus-modus nakal ini tentu berdampak besar bagi masyarakat dan pedagang kecil. Harga minyak goreng yang seharusnya stabil menjadi tidak terkendali. Masyarakat dengan ekonomi lemah semakin kesulitan membeli kebutuhan pokok. Pedagang pasar tradisional pun terkena imbasnya karena sulit mendapatkan stok dengan harga yang wajar.

Upaya Pemerintah untuk Mengatasi Masalah

Pemerintah kini menggencarkan pemantauan lebih ketat terhadap distribusi Minyakita. Sistem pelaporan diperbaiki agar lebih transparan. Jika ada distributor yang terbukti melanggar, sanksi akan segera diterapkan. Selain itu, pemerintah terus berupaya memastikan stok Minyakita tetap tersedia di pasar tradisional. Dengan langkah ini, diharapkan kecurangan bisa ditekan dan masyarakat bisa menikmati harga minyak goreng yang stabil.

Post navigation

Previous: PM Shigeru Ishiba Dihantam Skandal Voucer, Rakyat Jepang Bereaksi
Next: Houthi Yaman Kembali Serang Kapal Perang AS untuk Keempat Kalinya

Related Stories

Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi
  • Economic

Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

Rudi Hartono June 21, 2026
Yum Brands Lepas Bisnis Pizza Hut Rp47,88 Triliun, Awal Babak Baru Raksasa Restoran Dunia
  • Economic

Yum Brands Lepas Bisnis Pizza Hut Rp47,88 Triliun, Awal Babak Baru Raksasa Restoran Dunia

Rudi Hartono June 16, 2026
Piala Dunia 2026 Diprediksi Jadi Ajang Taruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Dunia
  • Economic

Piala Dunia 2026 Diprediksi Jadi Ajang Taruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Dunia

Rudi Hartono June 10, 2026

Recent Posts

  • Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Bakar Puluhan Ponsel, Sikap Sang Ayah Justru Mengundang Haru
  • Mengapa CV Bagus Saja Tidak Cukup? Rahasia Mendapatkan Pekerjaan di Era Kompetisi Modern
  • Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi
  • Baru Meneken Perdamaian, AS Kembali Ancam Iran Jika Langgar Kesepakatan
  • Mengapa Anak Muda Tertarik Ikut Kirab 1 Suro? Tradisi Lama yang Kembali Hidup di Hati Generasi Muda

Categories

  • Economic
  • Edukatif
  • General
  • Global
  • Home

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
Copyright © Jurnal Tempo | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.