Skip to content

Jurnal Tempo

Sumber Berita Terkini

Primary Menu
  • Home
  • General
  • Economic
  • Global
  • Edukatif
  • Home
  • Economic
  • BPKH Menyediakan 475 Ton Bumbu Nusantara untuk Haji 2025
  • Economic

BPKH Menyediakan 475 Ton Bumbu Nusantara untuk Haji 2025

Budi Santoso May 2, 2025 3 minutes read
BPKH

Jurnal Tempo – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyediakan 475 ton bumbu Nusantara untuk keberangkatan jamaah haji Indonesia tahun 2025. Langkah ini diambil guna menjaga cita rasa makanan Nusantara. Jamaah akan tetap merasa nyaman selama menjalankan ibadah. Bumbu-bumbu itu akan didistribusikan ke dapur-dapur penyedia makanan. BPKH bekerja sama dengan berbagai pihak. Mulai dari penyedia bumbu, hingga pengelola katering resmi haji Indonesia. Semua dirancang agar jamaah tidak kehilangan rasa kampung halaman. Proses pengadaan bumbu dilakukan sejak jauh hari. Tujuannya untuk memastikan kesiapan dan keamanan. Bumbu yang disiapkan antara lain bawang merah. Kemudian, bawang putih, ketumbar, kunyit, dan jahe.

Ragam Bumbu Nusantara yang Disiapkan

Jenis bumbu yang disiapkan bukan hanya dasar. Tetapi juga bumbu lengkap seperti bumbu rendang dan bumbu opor. Total keseluruhan mencapai 475 ton. Jumlah ini mencerminkan kebutuhan masif untuk puluhan ribu jamaah. Semua bumbu telah melewati proses pemeriksaan kualitas. Pemerintah memastikan tidak ada bahan kadaluarsa atau membahayakan. Pengemasan juga dilakukan sesuai standar internasional. Sehingga bisa lolos bea cukai Arab Saudi. BPKH juga melibatkan LPPOM MUI untuk sertifikasi halal. Tujuannya agar seluruh bahan benar-benar layak dikonsumsi.

“Baca Juga : Gimbal Smartphone DJI Osmo Mobile 7 Pro Hadir di Indonesia”

Logistik dan Distribusi di Tanah Suci

Distribusi bumbu ke Tanah Suci dilakukan bertahap. Pengiriman akan dimulai beberapa bulan sebelum keberangkatan haji. Proses ini dipantau langsung oleh tim logistik BPKH. Setibanya di Arab Saudi, bumbu akan disimpan di gudang resmi. Gudang tersebut sudah bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia. Bumbu tidak langsung digunakan, melainkan dikontrol terlebih dahulu. Penggunaan dimulai saat masa operasional katering jamaah.

Tujuan Budaya dan Kenyamanan Jamaah

Langkah BPKH ini juga mengandung misi budaya. Bumbu Nusantara adalah identitas kuliner Indonesia. Keberadaannya di Arab Saudi menunjukkan kebanggaan nasional. Jamaah tidak hanya melaksanakan ibadah. Tetapi juga membawa rasa tanah air ke Tanah Suci. Bumbu ini membuat makanan lebih akrab di lidah. Sehingga jamaah tidak kaget dengan perbedaan rasa.

“Simak juga: Kontroversi di Balik 11 Tuntutan Buruh di May Day: Soroti AI hingga Eksploitasi Anak Magang”

Dukungan dari Kementerian dan PPIH

Program ini mendapat dukungan dari Kementerian Agama. Selain itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) juga ikut mengawasi. PPIH bertanggung jawab atas pelaksanaan katering di lokasi haji. Mereka memastikan bumbu digunakan secara efisien. Tidak ada pemborosan dan sesuai menu yang dirancang. Katering yang ditunjuk adalah mitra resmi pemerintah.

Standarisasi Keamanan dan Kesehatan

Bumbu-bumbu yang dibawa juga diuji dari sisi kesehatan. Tidak boleh ada kontaminasi zat berbahaya. Setiap produk melewati laboratorium sertifikasi pangan. Proses pengecekan ini dilakukan oleh BPOM. Serta lembaga pengujian pangan lainnya yang sudah ditentukan. BPKH juga menyiapkan skema darurat jika ada pengiriman terlambat.

Post navigation

Previous: Kontroversi di Balik 11 Tuntutan Buruh di May Day: Soroti AI hingga Eksploitasi Anak Magang
Next: Rabi Ukraina Gunakan Musik untuk Dorong Trump Bela Kyiv Lebih Kuat

Related Stories

Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi
  • Economic

Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

Rudi Hartono June 21, 2026
Yum Brands Lepas Bisnis Pizza Hut Rp47,88 Triliun, Awal Babak Baru Raksasa Restoran Dunia
  • Economic

Yum Brands Lepas Bisnis Pizza Hut Rp47,88 Triliun, Awal Babak Baru Raksasa Restoran Dunia

Rudi Hartono June 16, 2026
Piala Dunia 2026 Diprediksi Jadi Ajang Taruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Dunia
  • Economic

Piala Dunia 2026 Diprediksi Jadi Ajang Taruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Dunia

Rudi Hartono June 10, 2026

Recent Posts

  • Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Bakar Puluhan Ponsel, Sikap Sang Ayah Justru Mengundang Haru
  • Mengapa CV Bagus Saja Tidak Cukup? Rahasia Mendapatkan Pekerjaan di Era Kompetisi Modern
  • Harga Emas 24 Karat Hari Ini Turun, Simak Pergerakan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi
  • Baru Meneken Perdamaian, AS Kembali Ancam Iran Jika Langgar Kesepakatan
  • Mengapa Anak Muda Tertarik Ikut Kirab 1 Suro? Tradisi Lama yang Kembali Hidup di Hati Generasi Muda

Categories

  • Economic
  • Edukatif
  • General
  • Global
  • Home

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
Copyright © Jurnal Tempo | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.