Skip to content

Jurnal Tempo

Sumber Berita Terkini

Primary Menu
  • Home
  • General
  • Economic
  • Global
  • Edukatif
  • Home
  • Home
  • Tidak Perlu Bayar Pajak Penghasilan Bagi Pekerja Bergaji 10 Juta
  • Economic
  • Home

Tidak Perlu Bayar Pajak Penghasilan Bagi Pekerja Bergaji 10 Juta

jurnaltempo December 17, 2024 3 minutes read
Tidak Perlu Bayar Pajak Penghasilan Bagi Pekerja Bergaji 10 Juta

Tidak Perlu Bayar Pajak Penghasilan Bagi Pekerja Bergaji 10 Juta

Jurnal Tempo – Pemerintah Indonesia memberikan kabar baik bagi pekerja sektor padat karya dengan gaji Rp 4,8 juta hingga Rp 10 juta. Mulai tahun ini, Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 mereka akan ditanggung pemerintah alias Tidak Perlu Bayar Pajak. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat kelas menengah. Selain itu, kebijakan ini merupakan respon atas rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% pada 2025.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, kebijakan ini dikhususkan untuk industri padat karya seperti tekstil, furnitur, dan alas kaki. Dengan pembebasan pajak ini, pekerja dapat menikmati penghasilan mereka secara penuh tanpa potongan PPh. “PPh untuk gaji Rp 4,8 juta hingga Rp 10 juta akan ditanggung pemerintah,” ungkap Airlangga di Jakarta pada Senin (16/12).

“Baca Juga: Pecah Pembuluh Darah Otak Dokter dan Influencer Azmi Fadhlih”

Insentif Tambahan untuk Mendukung Produktivitas

Tidak Perlu Bayar Pajak, pemerintah juga memberikan dukungan berupa insentif pembiayaan untuk revitalisasi mesin di sektor padat karya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas industri. Pemerintah menawarkan subsidi bunga sebesar 5% untuk pembiayaan tersebut.

Selain itu, pemerintah menyediakan bantuan hingga 50% untuk jaminan kecelakaan kerja (JKK) di sektor padat karya. Program ini akan berlangsung selama enam bulan dan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi pekerja.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan, kebijakan ini dirancang berdasarkan analisis mendalam terhadap data sektor industri. “Kami mendengar dan memahami kebutuhan masyarakat di sektor padat karya. Oleh karena itu, kami memberikan dukungan nyata,” ujar Sri Mulyani.

Dampak Kenaikan PPN dan Tidak Perlu Bayar Pajak Menjadi Solusi Pemerintah

Seiring dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, pemerintah resmi menaikkan tarif PPN menjadi 12% mulai 1 Januari 2025. Kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan penerimaan negara.

Namun, pemerintah tetap memberikan fasilitas pembebasan PPN untuk barang dan jasa strategis. Hal ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung sektor-sektor yang dianggap krusial bagi perekonomian.

Fokus pada Industri Padat Karya

Industri padat karya memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini tidak hanya menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, tetapi juga menjadi penggerak utama ekspor non-migas. Dengan kebijakan pembebasan PPh ini, pemerintah berharap sektor padat karya dapat terus bertumbuh dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut data yang dirilis oleh Jurnal Tempo, sektor tekstil, furnitur, dan alas kaki termasuk yang paling banyak terdampak pandemi. Dukungan pemerintah ini diharapkan mampu memberikan napas baru bagi industri tersebut.

“Simak juga: Bangsawan Ars Goetia Amon, Adipati Spiritual dan Mediator”

Kesimpulan

Kebijakan pembebasan Pajak Penghasilan bagi pekerja dengan gaji hingga Rp 10 juta merupakan langkah strategis pemerintah. Dengan dukungan tambahan seperti subsidi bunga dan jaminan kecelakaan kerja, industri padat karya dapat lebih produktif dan kompetitif. Jurnaltempo.com mencatat, kebijakan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Dengan demikian, masyarakat pekerja sektor padat karya kini dapat bernapas lega. Selain terbebas dari beban pajak, mereka juga mendapatkan berbagai insentif yang meringankan. Kebijakan ini bukan hanya membantu pekerja, tetapi juga mendorong keberlanjutan sektor industri di tengah tantangan ekonomi global.

Post navigation

Previous: Mengapa Pasar OTC Kripto Jadi Pilihan Investor Besar?
Next: Gempa Vanuatu Hancurkan Gedung Diplomatik AS

Related Stories

Kontroversi Jet Pribadi Doug Ford, Ketika Kritik Publik Mengubah Keputusan Besar
  • Economic

Kontroversi Jet Pribadi Doug Ford, Ketika Kritik Publik Mengubah Keputusan Besar

jurnaltempo April 20, 2026
Aturan Baru Tax Holiday Masuk Tahap Akhir, Ini Perubahan Penting yang Dinanti Investor
  • Economic

Aturan Baru Tax Holiday Masuk Tahap Akhir, Ini Perubahan Penting yang Dinanti Investor

jurnaltempo April 16, 2026
Ekonomi Indonesia Tangguh di Tengah Gejolak Global, Kisah Ketahanan yang Berbeda dari 1998
  • Economic

Ekonomi Indonesia Tangguh di Tengah Gejolak Global, Kisah Ketahanan yang Berbeda dari 1998

jurnaltempo April 13, 2026

Recent Posts

  • Krisis Energi Hormuz Picu Lonjakan Panel Surya, Warga Eropa Beralih ke Energi Mandiri
  • Vietnam dan Korea Selatan Sepakat Kerja Sama Kembangkan Tenaga Nuklir
  • Tips Pengasuhan Anak agar Resilien Hadapi Masalah Tanpa Kehilangan Empati
  • Kontroversi Jet Pribadi Doug Ford, Ketika Kritik Publik Mengubah Keputusan Besar
  • Dari Bumi ke Energi Nuklir, Mengungkap Asal Uranium yang Menggerakkan Dunia Modern

Categories

  • Economic
  • Edukatif
  • General
  • Global
  • Home

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
Sudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang EmasHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega OtomotifJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena FashionMPOTURBO Akses Situs Resmi Terpercaya 2025prediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaSekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia SurabayaRound Rock JournalBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifyjurnalsiantarsunggallabuhanhelvetiasidamanikajibatajohortobadreamsiantarmentanggerangpanatapanpancurbatumarihatbatangkuisparluasanbatumenangisrawanberitahobigosipbimahokibima88prabangkara newsyourbestieSekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah PemudaHarga Emas Realtimebudaya dan alam sulawesi baratbendera138wisma138 loginwisma138 daftarwisma138 link alternatifsensa69sensa69 loginsensa138 link alternatifsensa138 daftarsensa138 loginAloha4d Link Game Terpercayaaloha4d situs slot online tergacorEystone Developmentsensa138 situs game online teramanbendera138 situs slot terupdate sensa138 situs game sensasionalrahasia pola simbol berulangtaktik membaca pergerakan digitalanalisis mekanisme keberuntungan digitalpanduan teknik profesional bermaineksplorasi fitur putaran gratisstrategi mengelola modal bermainmembongkar skema perputaran simbolrahasia simbol berantai fantastiskunci membuka peluang instananalisis pergerakan algoritma rahasiainformasi terbatas membentuk kesimpulan tidak akuratperubahan lingkungan menggeser hasil tanpa disadarikurangnya evaluasi membuat kesalahan terulang kembaliemosi sesaat mempengaruhi cara membaca situasiterlalu mengandalkan pola lama menjadi risikokurang sabar membuat arah menjadi tidak stabilasumsi awal sering tidak mewakili realitaperubahan kecil terakumulasi menjadi dampak besarkurang fokus membuat detail penting terlewatharapan tinggi tidak selalu sejalan kenyataanekspektasi tinggi sering berakhir tidak sesuaikebiasaan kecil diam diam mengubah hasil besarpersepsi awal sering menyesatkan arah keputusanpola lama tidak selalu berlaku selamanyaketergantungan data singkat memicu kesalahan besar fokus berlebih membuat pola sulit terbacaoverthinking mengaburkan situasi yang sebenarnya sederhanarasa percaya diri berlebih memicu kesalahan arahzona nyaman menghambat adaptasi terhadap perubahankeputusan cepat sering mengabaikan faktor penting
Copyright © Jurnal Tempo | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.