Skip to content

Jurnal Tempo

Sumber Berita Terkini

Primary Menu
  • Home
  • General
  • Economic
  • Global
  • Edukatif
  • Home
  • Home
  • Ingin Anak Sukses? Jangan Pernah Mengucapkan Kalimat Ini!
  • Edukatif
  • Home

Ingin Anak Sukses? Jangan Pernah Mengucapkan Kalimat Ini!

jurnaltempo December 11, 2024 4 minutes read
Ingin Anak Sukses Jangan Pernah Mengucapkan Kalimat Ini

Ingin Anak Sukses Jangan Pernah Mengucapkan Kalimat Ini

Jurnal Tempo – Perkataan orang tua memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Kalimat-kalimat yang kita ucapkan, tanpa disadari, dapat memengaruhi pola pikir, rasa percaya diri, dan perilaku anak hingga dewasa. Oleh karena itu, penting untuk bijak dalam memilih kata-kata, terutama jika ingin anak sukses di masa depan.

Berdasarkan berbagai penelitian, termasuk yang diulas dalam Jurnal Tempo, ada beberapa kalimat yang sebaiknya dihindari oleh orang tua. Berikut ini adalah 10 kalimat yang perlu Anda hindari agar anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan mandiri. Jika ingin anak sukses, perhatikan baik-baik poin-poin berikut ini.

“Baca Juga : Diet Jitu Ala Korea Style Jika Ingin Punya Body yang Kekinian”

1. “Good Job” atau “Kamu Hebat”

Banyak orang tua senang memberi pujian seperti “kamu anak yang baik” atau “good job”. Namun, pujian semacam ini justru bisa membuat anak bergantung pada pengakuan orang lain. Anak akan cenderung mencari validasi dari luar daripada membangun motivasi diri sendiri.

Menurut Jenn Berman, penulis The A to Z Guide to Raising Happy Confident Kids, lebih baik memberikan pujian yang spesifik. Contohnya, “Ayah/Ibu suka bagaimana kamu bekerja sama dengan rekan setimmu. Itu assist yang luar biasa!” Pujian seperti ini memberi anak apresiasi yang bermakna sekaligus membangun rasa percaya diri.

2. “Berlatih Adalah Kunci Kesempurnaan”

Ucapan ini sering dianggap positif, tetapi sebenarnya bisa meningkatkan tekanan pada anak untuk selalu unggul. Kalimat ini juga berisiko membuat anak merasa bersalah saat gagal karena menganggap dirinya kurang berusaha.

Joel Fish, penulis 101 Ways to Be a Terrific Sports Parent, menyarankan agar orang tua mendorong anak untuk bekerja keras tanpa memberi tekanan berlebihan. Katakan bahwa setiap usaha yang dilakukan adalah bagian dari proses pembelajaran.

3. “Jangan Menangis”

Mengatakan “jangan menangis” kepada anak yang sedang sedih atau terluka dapat mengabaikan perasaan mereka. Anak-anak menangis sebagai cara untuk mengekspresikan emosi yang mereka rasakan.

Sebagai gantinya, bantu anak menghadapi emosi mereka. Berikan pelukan dan katakan, “Ayah/Ibu tahu kamu sedang sedih. Apa yang bisa Ayah/Ibu lakukan untuk membantu?” Pendekatan ini membuat anak merasa dimengerti dan dihargai.

4. “Cepat!”

Kata “cepat!” sering digunakan orang tua saat terburu-buru. Namun, Linda Acredelo, penulis Baby Minds, mengungkapkan bahwa ucapan ini dapat membuat anak merasa tertekan.

Alih-alih memerintah, gunakan nada lembut dan ucapkan, “Ayo, kita selesaikan bersama.” Ini menunjukkan bahwa Anda mendukung anak tanpa menambah stres.

5. “Ayah/Ibu Sedang Diet”

Menunjukkan kebiasaan diet di depan anak bisa memengaruhi cara mereka memandang tubuh. Profesor pediatri Marc S. Jacobson dari Nassau University Medical Center mengatakan bahwa anak yang melihat orang tua terlalu fokus pada berat badan cenderung mengembangkan citra tubuh yang negatif.

Sebagai alternatif, fokuslah pada gaya hidup sehat tanpa membicarakan diet secara eksplisit.

6. “Ayah/Ibu Tidak Mampu Membelinya”

Mengatakan bahwa Anda tidak punya uang untuk membeli sesuatu dapat membuat anak merasa cemas tentang kondisi keuangan keluarga. Penulis Kids and Money, Jayne Pearl, menyarankan agar orang tua mengatakan, “Kita sedang menyimpan uang untuk hal yang lebih penting.”

Jika anak tetap mendesak, gunakan kesempatan ini untuk mengajarkan pengelolaan anggaran dengan bahasa yang sederhana.

7. “Jangan Berbicara dengan Orang Asing”

Larangan ini sering disampaikan untuk melindungi anak, tetapi bisa membuat mereka salah paham. Anak mungkin berpikir semua orang asing itu jahat atau tidak dapat dipercaya.

Nancy McBride, Direktur Eksekutif National Center for Missing & Exploited Children, menyarankan untuk memberi contoh skenario. Misalnya, “Kalau ada orang yang menawarkan permen, apa yang harus kamu lakukan?” Ini membantu anak memahami cara bersikap tanpa merasa takut berlebihan.

8. “Hati-Hati”

Kata “hati-hati” sering membuat anak kehilangan fokus pada aktivitas yang sedang dilakukan. Deborah Carlisle Solomon, penulis Baby Knows Best, mengatakan bahwa ucapan ini justru dapat menurunkan kepercayaan diri anak.

Jika Anda khawatir, cukup dekatkan diri dan amati tanpa terlalu banyak intervensi. Tindakan ini membuat anak merasa aman tanpa merasa diawasi secara berlebihan.

9. “Tidak Boleh Jajan Kalau Makanannya Tidak Habis”

Mengancam anak untuk menghabiskan makanan agar bisa mendapatkan camilan bukanlah pendekatan yang tepat. Menurut David Ludwig, penulis Ending the Food Fight, ini justru meningkatkan ketertarikan anak pada makanan penutup dibandingkan makanan utama.

Gantilah dengan ucapan seperti, “Mari kita selesaikan makanan utama dulu, lalu kita bisa menikmati makanan penutup.” Pendekatan ini lebih sehat dan mengajarkan anak untuk menghargai setiap jenis makanan.

10. “Sini Ayah/Ibu Bantu”

Meskipun niatnya baik, terlalu cepat menawarkan bantuan dapat mengurangi kemandirian anak. Biarkan mereka mencoba menyelesaikan masalah sendiri terlebih dahulu.

“Simak juga: Sang Penguasa Kegelapan yang Menjadi Misteri Tanda Akhir Dunia”

Dari hasil penelusuran Jurnaltempo.com , jika ingin anak sukses menurut Myrna Shure, penulis Raising a Thinking Child, orang tua dapat memberikan pertanyaan yang membimbing. Misalnya, “Apa yang menurutmu bisa dilakukan untuk menyelesaikan ini?” Cara ini membantu anak belajar berpikir kritis dan mandiri.

Post navigation

Previous: Iran Akhiri Kehadiran Warganya di Konflik Suriah, 4.000 Pulang
Next: Tambahan Kuota SNBP 2025 untuk Sekolah Terapkan E-Rapor

Related Stories

Layering Skincare Berlebihan Bisa Merusak Skin Barrier, Kenali Tanda dan Cara Memulihkannya
  • Edukatif

Layering Skincare Berlebihan Bisa Merusak Skin Barrier, Kenali Tanda dan Cara Memulihkannya

jurnaltempo July 18, 2026
Menkes Ungkap Bahaya Natrium Saus Sachet yang Bisa Melampaui Batas Harian WHO
  • Edukatif

Menkes Ungkap Bahaya Natrium Saus Sachet yang Bisa Melampaui Batas Harian WHO

jurnaltempo July 13, 2026
Kenali Tanda Pertemanan Sesama Ibu yang Menguras Mental dan Cara Menjaga Batasan Sehat
  • Edukatif

Kenali Tanda Pertemanan Sesama Ibu yang Menguras Mental dan Cara Menjaga Batasan Sehat

Rudi Hartono July 7, 2026

Recent Posts

  • Amerika Latin Berbalik Mendukung Spanyol, Argentina Dituding Jadi Anak Emas FIFA
  • Layering Skincare Berlebihan Bisa Merusak Skin Barrier, Kenali Tanda dan Cara Memulihkannya
  • Bea Cukai Bogor Selamatkan Rp4,5 Miliar dari Peredaran Jutaan Rokok Ilegal
  • Australia Belajar Dialog Lintas Agama dari Indonesia, Perkuat Persahabatan Antarbangsa
  • Taktik Baru Amerika Serikat Gunakan Drone Laut AI untuk Menggempur Iran

Categories

  • Economic
  • Edukatif
  • General
  • Global
  • Home

Archives

  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
kilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifybudaya dan alam sulawesi baratprabangkara newsyourbestiebima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmiKiyo4dkiyo4dtransformasi pola interaktif platformkajian rtp terukur observasimengurai timing zigzag statistikmetode putaran cerdas returnobservasi rtp simulasi komputasionaloptimalisasi pengelolaan dana returnpanduan analitis mekanisme algoritmapendekatan sistematis platform digitalstrategi putaran adaptif pragmatictiming mahjong wins 3timing interaksi virtual berubahevaluasi rtp adaptif konsistenevolusi putaran pemodelan komputasimahjong ways variabel ritmepeluang kemenangan empiris terukurpola interaksi pendekatan komputasionalpola pergerakan mekanisme tersembunyiputaran stabil pendekatan probabilistikstudi rtp stabilitas harianriset timing presisi modernverifikasi putaran ilmiaheksplorasi pola teknologieksplorasi pragmatic playinvestigasi rasio modernkerangka timing statistikobservasi kemenangan rp268 jutapanduan putaran kuantitatifreputasi timing adaptifrtp pemodelan statistiksintesis pola manualtiming bermain hasil stabil mahjong wins dinamika pemainpendekatan rtp variasi capaianpola adaptif pergeseran momentumpola dinamis observasi lapanganputaran bertahap dinamika terukurriset strategi kemenangan 128jutartp acuan evaluasi permainanstudi timing ritme konsistentelaah putaran kebiasaan pemainPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacorpendekatan efisien untuk keputusan tepatskema parlay terencana secara analitiskeajegan performa arah perkembangan positifadaptasi strategi menghadapi dinamika permainankebiasaan bermain setiap hari membangun logikaseleksi permainan dukung efektivitas taktikstrategi informasi berorientasi momentumperspektif baru membaca kesempatanpola bermain terarah jaga konsistensi kinerjaracikan parlay anggaran ringan matangmetode praktis menentukan langkah akuratformula parlay sistematis memaksimalkan kesempatanstabilitas permainan cerminkan progres konsistenkajian taktik adaptif terkinirutinitas harian dukung pilihan objektifmenentukan jenis permainan untuk strategilangkah strategis pemetaan momentumdinamika kompetisi dan peluang strategispenerapan metode bermain terarah untuk performaparlay modal minimal lebih efektiftelaah rtp kontemporeranalisis pola adaptifeksplorasi bonus bertahapevaluasi potensi kuantitatifobservasi sistematis interpretasipemodelan variabel responsifpenelitian simbol adaptif datariset probabilistik stabilitasstrategi momentum efektifstudi pergeseran ritme aktivitastreasure aztec telaah statistikkajian probabilitas raihan 63jutakajian timing numerik empirispengamatan putaran sistematispola dinamis rekaman kuantitatifpola fleksibel bukti empirisputaran adaptif analisis rasionalrtp adaptif pemetaan objektiftelaah rtp berkalatiming bertahap dinamika statistiktiming scatter petiradaptasi dinamika digitaladaptasi perubahan rtpbatas modal adaptifpeluang gates olympusputaran scatter hitamrespin auto spinritme putaran crashstrategi double deckertiming aktivitas digitalvariasi kombinasi pg softanalisis rtp adaptifevaluasi raih 20 jutametode prediksi sistematispola interaksi kombinasipola sinkronisasi sistemputaran adaptif terukurputaran dinamis objektiftiming rasio penggandatiming rtp live hariandampak bonus terhadap aktivitasstrategi sistematis efektifstrategi pengelolaan modalsimulasi adaptif variatifpendekatan observasional momentumpanduan konsistensi aktivitas metode simulasi free spinmetode rasional potensimemahami variasi acakkajian efisiensi permainan digitalanalisis momentum digitalstrategi konsistensi pendekatanrutinitas bantu pilihanprobabilitas digital terukurpendekatan statistik kontemporerpendekatan kuantitatif interaksi digitalmetode efisien meraih 18jutakebiasaan kecil konsistenfokus mental dan performafaktor betah main gamerekayasa kognitif koordinasi taktis virtualtelemetri untuk menafsirkan siklus harianinvestigasi parameter siber empirissimulasi progresif deteksi disparitas keluaranmetodologi numerik ukur efisiensi taktiksistem diagnostik rancang prosedur sistematisfaktor kritis keputusan rasionalpemantauan siklus virtual verifikasi periodikkerangka algoritmik sistem presisi efisienmesin inferensi taktik interaktif telemetrimetodologi komputasional untuk keputusan akuratarsitektur taktis pemodelan algoritmikstabilitas kinerja dan output berkesinambungananalisis model responsif komputasi modernsiklus temporal dukung keputusan rasionalseleksi game dan akurasi strategiskonversi informasi jadi strategi terukurdinamika kompetisi dan intelijen prediktifprosedur algoritmik jaga stabilitas kinerjasimulasi modal terbatas secara kuantitatifanalisis variasi simbol dan momentumsinkronisasi ritme digital untuk keputusan objektifinvestigasi distribusi probabilistik sistem digitalanalisis arsitektur mekanisme numerik stabilitaspendekatan komputasional analitik modernkajian korelasi respons dan performamodel probabilistik adaptif dan konsistensi aktivitasevaluasi statistik faktor pendukung rp87 jutaanalisis probabilistik untuk memahami variasi digitalrekomendasi analisis fitur dan pengalaman
Copyright © Jurnal Tempo | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.